General

Hujan.

Jakarta sudah mulai hujan.

Untuk beberapa orang, hujan di Jakarta merupakan kesialan.

Tapi untuk beberapa orang lain, hujan merupakan keberuntungan hati.

Kebahagiaan.

Bagiku, hujan adalah kebahagiaanku.

Dalam hujan segala perasaan tercurah bersama rintikannya yang jatuh ke tanah.

Jika kamu bahagia,

menarilah bersama dengan dentuman titik-titik hujan.

Jika kamu sedih,

menangislah bersama dengan pelukan hangatnya yang jatuh ke wajahmu.

Jika kamu marah,

bersembunyilah dibalik tirai lembutnya agar amarahmu hanya diketahui olehnya.

Bagiku warna kelabu menjadi warna kesukaanku untuk sebuah musim.

Putihnya salju menunjukan kejujuran.

Jingganya daun menunjukan sebuah harapan untuk hari cerah.

Birunya langit menunjukan sebuah senyum syukur.

Namun abunya air dari pantulan langit mendung menunjukan bahwa kamu sedang berada di persimpangan.

Terjepit di antara dua benua hati yang tak henti digumulkan.

Dan selalu dibuatnya bingung tak kentara.

Menekan urat imajinasi ini untuk tidak bermimpi lebih besar.

Jika awal hari terasa begitu berat untuk dijalani.

Aku menoleh keluar pintu ruang hidupku, dan mengintip.

“Ah yes, hari ini akan hujan lagi”.

Tersenyum menyambut warna langit yang sendu.

Walau aku berjalan langkah demi langkah dengan tapak yang memberatkan tubuh untuk berjalan maju.

Setidaknya pada musim hujan ini, aku bisa menjadi diriku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s