3 waktu, 1 cinta

Pagi untuk menemukan dirimu,

Siang untuk aku bertemu denganmu,

Dan malam untuk mengenalmu.

———————————————-

PAGI

Kunanti pagi pertama, hanya kamu yang membuatku aman.

Pagi adalah kata pertama yang berkelana mencari arti.

Pagi adalah setiaku menantimu. Menantimu tanpa batas waktu.

Pagi adalah bahagiaku, aku menemukanmu pada mentari di ufuk timur.

Pagi merekahkan harapan, kuntum di hatiku bersemi untukmu.

Pagi bersamamu tak tersentuh waktu. Semua terhenti hanya untuk menyadari siapa diriku sebenarnya.

Pagi untuk mencintaimu seolah tak ada lagi hari esok.

Pagi tak pernah meragu, mencintaimu dengan utuh.

Pagi memberikanku kesempatan untuk memberikan semua yang aku punya. Mencintaimu sebesar ini.

Pagi tidak pernah bertikai. Diberinya semua yang kau inginkan: cinta dan pengertian.

Pagi untuk aku melanjutkan mimpiku dalam nyata: mencintaimu.

Pagi di ujung mimpi, aku terbangun untuk mencintaimu sampai ke ujung hari.

Pagi adalah waktu mimpiku tak selesai. Kamu tak tergapai.

SIANG

Siang tanpa terik sejak kamu embunkan gurun hatiku.

Siang adalah antara, memberi celah bagi perantara.

Siang adalah hati yang percaya untuk bertemu denganmu.

Siang bernyanyi, kehadiranmu memberi arti dalam hidupku.

Siang menebarkan bahagia, begitulah aku tersenyum setiap aku bersama denganmu.

Siang ketika kata meninggalkan makna. Berada dekatmu, aku hanya perlu rasa.

Siang tempatku berharap, berharap bertemu denganmu kembali di malam hari nanti.

MALAM

Malam tak perlu menjabarkan bagaimana aku mencintaimu. Semuanya sebagaimana mestinya.

Malam menyimpan cerita yang tercecer sepanjang hari.

Malam adalah waktu dimana aku mengenangmu. Mengenang memori kita sepanjang hari.

Malam ketika aku berbincang denganmu, semua sudah terlelap.

Malam ketika bulan menyaksikan gelak tawa kita dari kejauhan. Dia tahu aku jatuh cinta padamu.

Malam padam, tanpa bintang, jika aku tanpa dirimu.

Pelangi di malamku, hanya kamu yang mampu melakukannya.

Cinta membawa keajaiban pada malam hari: aku bertemu denganmu.

Mencintai apa yang kumiliki, mencintai kamu yang aku punya – begitulah caraku bersyukur pada doa malam hariku.

Malam ketika cintaku dibuat buta, agar aku mencintai tanpa batasan.

Malam adalah harapan, untuk aku dapat bertemu denganmu kembali di esok hari.

———————————————-

Aku mencintaimu dengan segala kemustahilan, bahkan ketika kemungkinan menjadi mustahil.

Karena suaramu adalah keteduhan, aku mencintaimu dalam diam.

Setiap saat dalam hidupku, tak akan aku tukar dengan apa pun. Kecuali saat aku kehilanganmu, aku telah menukarnya dengan seluruh hidupku..

Advertisements

Author: Irene A.K.A Irin

I am just an ordinary girl who lives in the extraordinary world.. I'm not used with the talking thingy, so I'd prefer to write all my thoughts and my feelings.. I dream a lot, I imagine a lot.. I love to sing, I love to dance, and I love to smile.. It's not a perfect world, but imagination has brought me to enjoy the perfect world.. Know me well from my writings, not my talking.. I speak through fingers, not mouth.. And the most important thing is, the truth that I am my Big Daddy's daughter.. "I am broken and lost, but by God's grace, I have found"

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s