Kronologis Rabu kelabu

Rabu kelabu, hujan membasahi tanah semalam suntuk, meninggalkan jejaknya di pagi hari.

Rabu kelabu, langit masih gelap ketika aku terbangun dari mimpiku. Tidak biasanya.

Rabu kelabu, kota diselimuti awan tebal.

Rabu kelabu, aku menembus kegelapan berkelana mengitari sudut jajaran rumah mewah di pusat kota.

Rabu kelabu, hujan kembali turun ketika aku berkelana. Bergegas aku kembali ke tempat perlindunganku.

Rabu kelabu, kulihat bayanganku di pantulan genangan air di tanah beraspal.

Rabu kelabu, ketika dunia tidak berpihak kepadaku. Aku tertunduk diam mengalah padanya.

Rabu kelabu, hanya sebatas rutinitas harian biasa, aku memilih untuk tidak beranjak dari kursiku.

Rabu kelabu, aku merindukan sahabat-sahabat terdekatku. Masa-masa dimana ada satu sore kami bertemu dan berbincang di sudut ruangan besar itu.

Rabu kelabu, yang dingin. Kenapa ruangan terasa lebih dingin dari biasanya?

Rabu kelabu, hujan turun sangat deras di siang hari. Hanya bayanganku lah yang aku lihat dari pantulan kaca jendela.

Rabu kelabu, mengapa warna sendu itu abu-abu?

Rabu kelabu, di akhiri dengan sedikit sinar tipis dari matahari yang akan terbenam.

Rabu kelabu, aku takut. Berhadapan dengan banyak orang sebentar lagi. Canggung. Bagaimana aku menghadapi diriku sendiri?

Rabu kelabu, menjadi saksi hidup dari cerita ajaib seorang mentor pelatih paduan suaraku. Membangkitkan sebuah harapan untuk bertemu dengan cinta suatu hari nanti.

Rabu kelabu, aku dianugerahi harapan baru.

Rabu kelabu, mendapat telefon dari kakakku. Sedikit berbagi cerita, mencukupkan kesendirianku di tengah keramaian.

Rabu kelabu, ternyata tidak terlalu kelabu.

Rabu kelabu, kau kelabu karena punya makna agar kenangan indah tidak pernah hilang dari ingatanku.

Rabu kelabu, kau hadir untuk mengingatkan aku bahwa aku mencinta.

Rabu kelabu, diwarnai guyuran hujan karena kau menyapu rasa gundah gulanaku, menambahkan harapan dalam senyumanku.

Rabu kelabu, tanpamu hidup terasa hampa. Selalu ada cerita manis dibalik kesenduan.

Rabu kelabu, terima kasih telah hadir. Besok langit akan cerah (dan memang benar Kamis ceria :))

Advertisements

Author: Irene A.K.A Irin

I am just an ordinary girl who lives in the extraordinary world.. I'm not used with the talking thingy, so I'd prefer to write all my thoughts and my feelings.. I dream a lot, I imagine a lot.. I love to sing, I love to dance, and I love to smile.. It's not a perfect world, but imagination has brought me to enjoy the perfect world.. Know me well from my writings, not my talking.. I speak through fingers, not mouth.. And the most important thing is, the truth that I am my Big Daddy's daughter.. "I am broken and lost, but by God's grace, I have found"

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s